Belawan, mediareportasetipikor.com - Kepala Bidang Karantina Hewan Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, drh. Suwarno Triwidodo, menyampaikan agar Balai Besar Karantina Pertanian Belawan (BBKPB) untuk meningkatkan kewaspadaan melalui peningkatan koordinasi dengan seluruh stake holder yang ada di Pelabuhan Belawan.
“Kami telah melakukan koordinasi terutama dengan Syahbandar, Otoritas Pelabuhan, Pelindo dan Beacukai untuk membantu mencegah kemungkinan masuknya media pembawa virus yang berasal dari hewan babi dan produknya serta turunannya yaitu daging dan jerohan tersebut melalui Pelabuhan Belawan,” ujarnya kepada pers Sabtu yang lalu (5/10/2019).
.
Lebih lanjut drh Suwarno triwidodo menjelaskan, pihaknya juga melaksanakan sosialisasi langsung dengan awak kapal, agen kapal dan penumpang kapal yang keluar dan masuk melalui pelabuhan Belawan supaya tidak memasukkan media pembawa (hewan babi dan produknya) yang berpotensi membawa virus tersebut.
“Kami juga berkoordinasi telah dengan Balai Veteriner Medan, Dinas Peternakan Provinsi Sumut dan Kota Medan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dini mengantisipasi masuknya penyakit tersebut,” jelasnya.
Ia menuturkan, pihaknya juga melakukan akan sosialisasi tidak langsung melalui banner di terminal penumpang Bandar Deli dan kantor Karantina.
.
“Kami mensosialisasikan Jaga Indonesia Bebas Africanus Swine Fever dengan selalu laporkan semua makanan, hewan, dan produk hewan seperti sosis, ham, daging, dan lain-lain di bandara dan pelabuhan ke petugas Karantina di bandara atau pelabuhan,” tuturnya.
Ia mengatakan, untuk informasi, selama ini tidak ada pemasukan resmi babi maupun produk olahannya yang melalui Pelabuhan Belawan.
.
Saat ditemui di ruang kerjanya Kabid Wasdak Prayetno Ginting yang didampingi kepala Humas dr Andre dan Syaider mengatakan,"bahwa pihak Karantina akan selalu konsisten melakukan pengawasan di pelabuhan Belawan dengan bekerjasama kepada semua pihak yang terkait guna mengantisipasi masuk dan tersebarnya ASF lewat lalu lintas orang dan barang melalui pelabuhan Belawan," ucap Prayetno Ginting. (Nelson Siregar)


