Saturday, September 21, 2019
Tumpahan Minyak CPO PT Sinar Mas Belawan Ganggu Ekosistem Laut
Belawan, mediareportsetipikor.com - Puluhan ton Crude Palm Oil (CPO) hasil olahan milik PT Sinar Mas tumpah ke laut di dermaga 105 Pelabuhan Ujung Baru Belawan, Sabtu (21/09/2019) sekira pukul 11.30 Wib yang dikhawatirkan dapat merusak ekosistem laut yang dicemari.
Menurut keterangan di lapangan bahwa, minyak yang tumpah terjadi ketika kapal tanker memuat minyak makan dengan tujuan ekspor ke Singapura. Sekitar 30 menit setelah kapal berangkat, minyak makan tersebut keluar dari pipanya dan hal tersebut disebabkan terjadinya kebocoran pada pipa penyambung sehingga membajiri laut, kolam Pelabuhan Belawan dan dermaga 105.
Akibatnya laut dan dermaga mengalami pencemaran karena digenangi minyak. Sementara pengemudi ojek dan sejumlah buruh bongkar muat yang saat itu berada di lokasi langsung menimba dan memasukkan minyak makan tersebut ke dalam drum dan plastik besar. Setelah palstik penuh kemudian mereka menggunakan ember dan memasukkannya ke dalam drum dan secara mendadak datang 5 unit mobil tangki dan langsung membuka penutup tangki dan kemudian menampung dari bawah.
Hingga pukul 10.30 WIB, minyak yang tumpah tersebut berhenti dan mobil tangki yang telah penuh minyak makan berangkat dari pelabuhan Belawan. Sedangkan para pekerja kebersihan pelabuhan tak mau ketinggalan , dengan menggunakan drum dan ember serta plasik mereka mengangkut minyak makan tersebut dan mengeluarkannya melalui pos.
Sementara Humas PT Sinar Mas RF. Siringoringo saat di konfirmasi tidak berada di tempat. Menurut Security RF Siringoringo tidak masuk kerja berhubung hari Sabtu.
Pantauan awak media di Pelabuhan Belawan, minyak yang tumpah puluhan ton sebagian mengalir ke dalam laut dan sebagian mengalir di lantai dermaga sehingga dermaga Ujung Baru digenangi minyak makan (CPO).
Sampai saat ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah minyak yang tumpah. Namun melihat bayaknya minyak yang tumpah ditaksir jumlahnya mencapai puluhan ton. (Nelson Siregar)
